Kamis, 16 Mei 2013

Pesan dibalik surat

Ini adalah Loveletter dari anak laki-laki untuk seorang gadis yang di cintai.

Namun, ayah gadis itu tidak menyukainya dan ingin mereka menghentikan hubungan mereka …… dan  .. anak itu menulis surat ini untuk gadis itu .. dia tahu bahwa ayah gadis itu pasti akan membaca surat ini pertama kali sebelum menyerahkan kepada orang yang di cintai. .. dan dia menuliskan surat yang bila di baca sama ayah kekasihnya  adalah surat BENCI , tapi kalau di baca sama orang yang di cintai adalah ungkapan CINTA dari lubuk hatinya yang terdalam.

1       Cinta yang besar yang saya miliki untuk Anda
2       telah hilang, dan saya tahu saya tidak cinta kamu lagi.
3       perasaan ini tumbuh setiap hari, Ketika aku melihatmu,
4       Aku bahkan tidak mengingat seperti apa wajah mu
5       satu hal yang ingin saya katakan adalah
6      Aku tidak pernah mencintaimu dan saya dan kamu tidak akan
7      menikah. Pertemuan terakhir kita
8      sangat membosankan dan belum
9      membuat saya berharap untuk bertemu lagi.
10    Anda hanya memikirkan diri sendiri.
11    Jika kami menikah, aku tahu bahwa aku akan menemukan
12    hidup sangat sulit, dan saya tidak akan memiliki
13    kesenangan dalam hidup dengan Anda.  Aku punya hati
14    untuk memberikan, tetapi tidak sesuatu yang
15    Saya ingin berikan kepada Anda. Tidak ada yang lebih
16    bodoh dan egois dari Anda, dan Anda tidak akan
17    mampu merawat saya dan mendukung saya.
18    Aku tulus ingin kau mengerti bahwa
19    Aku berbicara kebenaran. saya harap Anda akan  membantu saya
20    jika Anda pikir ini adalah berakhir. Jangan coba-coba
21    untuk memberi jawaban surat ini. surat Anda tulis penuh
22    hal-hal yang tidak menarik minat saya. Anda tidak memiliki
23    cinta sejati untuk saya.  Selamat tinggal! , Percayalah,
24    Aku tidak peduli pada Anda. Tolong jangan berpikir bahwa
25    saya masih pacar Anda. ”

So bad!!  Namun, sebelum menyerahkan surat kepada gadis itu, anak itu mengatakan kepada gadis itu untuk “BACA YANG TERSIRAT”, yang berarti hanya untuk membaca 1.3.5.7.9.11.13.15.17.19.21.23.25. (Odd Numbers)  Jadi .. Silahkan coba baca lagi! It’s so smart & sweet…. 

Hidup tanpa rasa bersalah dan penyesalan

Topik ini dibawakan oleh Ajahn Brahm di acara 7th Global Conference on Buddhism.


...
Jika Anda ingin menjadi orang yang lebih baik,
jangan merasa bersalah pada hal-hal yang terjadi di masa lalu. Jika Anda terus berpikir tentang kesalahan yang Anda perbuat di masa lalu, Anda menjadi orang yang lebih buruk karena Anda kehilangan rasa menghargai diri dan motivasi, dan mungkin Anda menjadi depresi.


Kesalahan di masa lalu menjadi bola rantai yang mehalangi Anda untuk mencapai kesuksesan di masa depan.


Jika Anda membuat kesalahan, Anda harus:
Menerima atau mengakui itu
Biarkan itu berlalu
Belajar dari kesalahan



Diambil dari teknik psikologi modern, jika Anda telah melakukan hal-hal buruk di masa lalu:

Munculkan ke dalam pikiran Anda, akui kesalahan-kesalahan itu dengan menuliskannya pada selembar kertas, dengan jelas, rapi dan secara detail.

Tulis di kertas toilet/tisu toilet!

Bacakan! Karena semuanya ditulis di tisu toilet, Anda cenderung mengasosiasikan apa yang tertulis disana dengan kotoran. Kesalahan di masa lalu = kotoran

Taruh tisu di dalam kloset dan flush… Biarkan itu berlalu!



Merasa bersalah dan menyesal seperti halnya menaruh tisu toilet yang sudah dipakai ke dalam kantong Anda!
Jika Anda berpikir untuk menaruh tisu toilet yang sudah dipakai ke dalam kantong Anda adalah ide yang sangat bodoh, maka menyimpan rasa bersalah dan penyesalan di dalam pikiran Anda sama bodohnya dengan hal itu. Jadi, biarkan itu pergi!



Belajar dari pengalaman masa lalu

Ada sebuah cerita tentang seorang peternak ayam. Sebagai seorang peternak ayam, setiap hari Anda harus berurusan dengan telur dan kotoran ayam. Anda mengumpulkan telur, bukan kotorannya. Anda ingin mengingat kotorannya atau telurnya?
Tentu saja telur!

Maka dari itu ingatlah apa yang benar, ingatlah sukses di masa lalu, Anda akan merasa baik, bahagia dan mempunyai motivasi untuk melakukan sukses itu lagi.

Anda belajar lebih banyak dari apa yang benar daripada apa yang salah. Kita harus mengubah cara pandang kita melihat masa lalu. Anda tidak bisa menciptakan kembali masa lalu, jadi melihat ke belakang setiap saat sama sekali tidak dapat menolong Anda.

Melihat masa lalu hanya membuang-buang waktu Anda, biar saja itu berlalu. Jika Anda terus melihat masa lalu, maka Anda berhenti mengikuti masa kini!



Terlalu banyak orang berlama-lama hidup di masa lalu dan mereka tidak memperhatikan masa kini.
Jika seseorang memanggil Anda “seekor babi”,
Anda dengan mudah membiarkan itu berlalu,
jangan diingat lagi. Jika Anda terus mengulang itu di pikiran Anda, maka Anda membiarkan mereka melakukan hal itu kepada Anda berulang-ulang.

Terkadang orang-orang mempunyai keyakinan, jika kita tidak mempunyai penyesalan, kita tidak memiliki hukuman, dan selanjutnya kita tidak akan tergoyahkan dari melakukan kesalahan yang sama.

Well, bukan seperti itu cara kerjanya! Yang
kita butuhkan adalah inspirasi, untuk menjadi lebih merasa belas kasih, murah hati dan penuh kasih sayang. Hal-hal baik itu bekerja! Mengapa kita harus merasa bersalah?

Kita merasa bersalah karena kita tidak mempunyai cukup metta (cinta kasih) dan rasa belas kasih.
Kita perlu memperlakukan diri kita dengan rasa
belas kasih; ‘Jika saya bisa memaafkan orang lain, saya bisa memaafkan diri saya sendiri.’

Anda hanya bisa merasakan satu hal dalam satu
waktu, jika Anda merasa bersalah, maka Anda sedang melakukan hal yang tidak berguna.
Jika Anda memikirkan rasa bersalah atau penyesalan, Anda tidak dapat membuat kemajuan.
Jika Anda ingin kemajuan dalam hidup, Anda harus membiarkan masa lalu berlalu.
Terkadang kita merasa bersalah karena kita
merasa kita telah membuat sesuatu yang buruk,
tetapi sekali lagi siap yang tahu apakah itu baik atau buruk?


Jadi pada dasarnya, jika Anda merasa bersalah, ingatlah, ‘Baik atau buruk, siapa yang tahu?’ Mungkin pada akhirnya itu tidak salah. Ingatlah bahwa kita selalu melakukan apa yang kita pikirkan adalah hal yang benar pada saat itu.
Kita membuat keputusan berdasarkan hal apa
yang benar untuk dilakukan pada waktu itu. Kita tidak sengaja membuat keputusan yang salah atau melakukan hal yang salah. Terkadang kita membuat keputusan yang buruk karena kita menggunakan terlalu banyak yang rasional dibandingkan dengan terlalu banyak perasaan.

Ingatlah untuk mengikuti hatimu dan tidak hanya mengikuti kepalamu. Jika Anda di dalam keraguan, lakukan pelemparan koin. Untuk menemukan apa yang sebenarnya ingin Anda
lakukan, perhatikan perasaan Anda saat koin itu melayang di udara. Sisi mana yang Anda
harapkan muncul, depan atau belakang?

Jika Anda berharap sisi depan yang muncul, maka Anda tahu apa yang sebenarnya Anda inginkan adalah apa yang diwakili oleh sisi depan.



Penulis: Inge Santoso, B. Com
Diterjemahkan oleh: Metta Devi Prasetyo

hm...

Bagaimana cara menuliskan 4 di dalam unsur 5?

Jawab: five...coba perhatikan huruf kedua dan ketiga=> iv

 

Bagaimana cara menuliskan 5 di dalam unsur 4?

Jawab: iV...

 

Bagaimana cara membuktikan bahwa mama sama dengan papa?

Jawab:

Diketahui:

dalam hukum newton, F= ma....

sedangkan rumus untuk tekanan, P= f/a <=> f= Pa

Jadi:

Mama = papa

Ma      = pa        (karena F=ma, dan f=Pa)

F        = F         

Hha,,,jawaban yang agak maksa:D

 

test unik dan iseng

Bagaimana cara menuliskan 4 di dalam unsur 5?

Jawab: five...coba perhatikan huruf kedua dan ketiga=> iv

 

Bagaimana cara menuliskan 5 di dalam unsur 4?

Jawab: iV...

 

Bagaimana cara membuktikan bahwa mama sama dengan papa?

Jawab:

Diketahui:

dalam hukum newton, F= ma....

sedangkan rumus untuk tekanan, P= f/a <=> f= Pa

Jadi:

Mama = papa

Ma      = pa        (karena F=ma, dan f=Pa)

F        = F         

Hha,,,jawaban yang agak maksa:D

 

About

Pengikut